Sebelum gw 'memberanikan diri' buat bikin blog, gw adalah seorang blog-walking, blog-stalking ato kepo-blog yang ngliatin blog2 orang sampe jureng. Sampe akhirnya gw memberanikan diri buat bikin blog pribadi, rencananya pun bakal gw isi dengan postingan2 gw mengenai TTC (Trying To Conceive) yang nantinya bakal berguna buat orang2 yang butuh informasi ato dalam kondisi yang sama kek gw ini. Nyatanya, isi postingan gw rata2 menceritakan kehidupan gw sehari2 plus perasaan gw juga. Bersebrangan sama ide awal gw? Keknya ga terlalu ya? -membela diri-
Selama gw jadi blog walking woman, gw nemu beberapa blog2 yang gw nilai sangat bagus (menurut gw). Dan biasanya, kalo udah nemu blog yang isinya menarik buat gw baca, jiwa kepo gw bakal meletup2. Meledak2. Dan menggelegar! Membahana dan cetar syalala! -apa sih?-
Gw bakal baca blog 'keren' itu dari awal postingan sampe postingan terakhir. Kepo? Banget! Stalking akut? Iya!. Apalagi??
Tapi dengan catetan, blog yang gw kepo in dari awal adalah blog yang 'menarik' buat gw. Bukan sekedar 'cukup menarik', 'sekedar menarik', ato 'menarik biasa' aja menurut gw. Sekali lagi, penilaian beragam versi menarik hanya dilakukan sama gw seorang. Subjektif. Dan penilaian gw ga berdasar faktor2 yang gw buat baku. Pokoknya, apa kata hati gw menarik, ya udah. maasssyyyaaallahh buuuaaatttt eeeellooooh?? hehehehe. Okeoke, ngaku deh, biasanya gw anggep suatu blog itu menarik dan 'harus' gw baca dari postingan awal, adalah si pemilik blog adalah orang terkenal, ato isi postingannya yang 'menggugah jiwa'. :P
Blog keren pertama yang gw 'kupas' dari awal postingan sampe postingan akhir adalah
blognya mbak ninit yunita, blog ini gw kupas dari awal postingan karena, gw penasaran sama film yang judulnya
Testpack. Pada akhirnya, gw tinggalin
blognya mbak ninit yunita, karena ternyata filmnya ga sebagus ekspetasi awal gw. (maaf ya mbak ninit).
 |
| isi ceritanya terlalu 'dangkal' (menurut gw) |
Blog kedua, ketiga dan keempat yang gw 'telusuri' dari jejak pertama, adalah
blognya raditya dika,
blognya bena kribo dan
blognya arief muhammad. Sama kaya blog pertama yang akhirnya gw tinggalin karena 'kecewa',
blognya raditya dika gw tinggalin karena 'mungkin' uda jadi orang terkenal, blognya jadi berbau advertising, ato kalo ga, dia jarang mosting, ato malah ngerjain project baru. Kek film pendek 'cerita miko di malam minggu'. Selanjutnya
blognya bena kribo, karena uda jadi orang terkenal dan blognya mampu menghasilkan uang, isi blognya juga berbau rupiah. Bikin ga menarik lagi.Terakhir,
blognya arief muhammad, semenjak identitas pocong nya ketauan dan si empunya blog ini jadi host di salah satu acara tv, yang gw nilai gak banget *sorry*. Gw jadi kehilangan minat buat kepoin blog2 mereka lagi.
Blog selanjutnya adalah
blognya alit susanto, seorang mahasiswa yang ga lulus2, ga kelar skripsi nya gara2 sibuk ngeblog, mampu membuat gw membulatkan tekad buat mem follow
blognya alit susanto secara pribadi. Gw yang udah kepo in postingan awalnya sampe follow
blognya alit susanto, otomatis bakalan baca juga postingan terakhir yang
blognya alit susanto buat. Secara gw kan follow. Si empunya
blognya alit susanto ini sebenernya 11,12,13,14 sama blog kedua, ketiga, keempat yang gw kepoin diatas. Sama2 terkenal dan mampu menghasilkan uang dari blognya. Cuma
bedanya, blognya alit susanto ini konsisten buat mosting hal2 yang ga melulu berbau advertising. -geje!-
Blog keenam yang gw kepoin adalah
blognya ayu, gadis manis penjaga warnet asal bali. Kisah hidupnya yang dituangin dalam blognya bikin gw senyum2 sendiri, sekaligus iri.
blognya ayu ini sama terkenalnya dengan blog2 diatas. Sudah mengeluarkan buku juga. Sama kayak
blognya alit susanto,
blognya ayu konsisten me mosting hal2 yang tetep pada relnya. Ga berubah karena sudah terkenal.
Buat gw, perubahan isi blog karena si empunya blog udah terkenal sama aja kaya mengkhianati si pembaca blog nya. Mengkhianati gw!. Dan ga ada satu orangpun yang suka dikhianati.
blognya ayu gw follow juga.

Blog ketujuh dan kedelapan yang gw kepoin adalah
blognya khadijah dan
blognya tantenya khadijah. Pemilik
blognya khadijah adalah seorang bayi kecil sangat cantik (sekarang udah 3 tahun umurnya) yang ditinggal ibu kandungnya saat melahirkan dia dan si bayi kecil cantik ini dibikinin blog sama tante nya itu. Tantenya pun adalah pemilik
blognya tantenya khadijah. Isi
blognya tantenya khadijah ini cukup seru, dan ringan untuk dibaca. Perjalanan hidup si bayi kecil cantik menyentuh hati gw, pun kehidupan sang tante yang dengan rela hati menjadi 'ibu' si bayi kecil cantik ini. Mengharukan sekaligus menggelikan demi membaca segala polah bayi kecil cantik itu. Gw follow kedua blog itu, namun sayang,
blognya khadijah sekarang udah jarang diupdate, kalopun diupdate, itupun hanya sekedarnya. Hanya setiap tanggal di masing2 bulan dimana Khadijah lahir. Dan
blognya tantenya khadijah sekarang berisi advertising2 yang sangat ga menarik buat gw. (gw kepikiran buat unfollow blognya. tapi gimana yah? -gaptek-)
Blog kesembilan yang gw kepoin adalah
blognya fanny dan
blog toko buku online nya. Karena 2 blog ini yang punya 1 orang, jadi gw bilang ini adalah blog kesembilan yang gw kepoin, dan gw follow akhirnya. Isi blognya adalah konstan. Walopun si pemilik blog orang terkenal juga, sudah menerbitkan beberapa buku, tapi ga satupun gw baca postingannya mengenai satu produk tertentu. Biasanya isi postingannya sederhana, bisa dicerna (sama otak gw yang lemot) dan seru buat dikomentarin.
blog toko buku online nya juga gw follow dengan sukarela karena,
I Love Read! I Love Book! blog toko buku online nya ini mampu memenuhi kesenangan baca gw dengan menjual buku2 (eerr,, novel) dengan harga yang sangat bersahabat, disamping ga kaya toko online lainnya, biasanya penjualnya judes dan ga mau tau soal
remeh temeh pelanggannya. Mbak Fanny ini ramah dan seru buat diajak sharing.
recommended deh!
Blog kesepuluh adalah
blognya ayie, gw kepoin dari pertama dy mosting sampe detik ini. Awalnya gw tertarik sama font penulisan blog dia yang beda banget, dan ke PEDE an dia dalam hal fesyen. Isi postingannya pun dengan bahasa sehari2 yang enak dibaca dan kadang bikin gw tersenyum (miris). Gw ga follow
blognya ayie awalnya, hanya buka
blognya ayie setiap hari demi membaca postingan2nya, tapi justru blog gw yang difollow dia. Makin gw kenal orangnya (lewat tulisannya), makin gw ngerasa 'deket' dan gw pun follow
blognya ayie pada akhirnya. Gw serasa memiliki 'adik online'. Tingkahnya yang polos, lucu, unik dan baik hati, bikin gw jatuh hati. -ehm-
Blog kesebelas (namun bukan yang terakhir gw kepoin) adalah
blog nya zachroni. Gw langsung jatuh hati pas gw baca postingan nya. Dan gw langsung kepo in postingan pertamanya dan belum khatam sampe hari ini. Gw baru tau kalo si pemilik
blog nya zachroni ini adalah alumni UNDIP (universitas yang sama kek gw). Cuma, informasi yang ada ga menunjukkan dia itu angkatan berapa dan jurusan apa. But i dont care!. Di
blog nya zachroni gw bisa nemuin 'ketenangan hati', 'kesejukan' dan kekaguman yang hadir berkali2 setiap gw baca postingannya. Kecintaan dia kepada istrinya, bikin gw envy berat! Anak2nya yang soleh dan pintar dalam berbagai hal. Rasa bersyukur dan 'kemujuran' nya, bener2 bikin gw melting! Bikin gw sadar sesadarnya kalo selama ini gw jauh dari rasa bersyukur. Gw jauh dari ketenangan hidup.
Awalnya gw rada weird sama laki2 yang punya blog (diary online) dan menuliskan kisah hidupnya disana, perasaannya. Aneh aja gitu, laki2 kan konotasinya adalah makhluk pendiam, yang menggunakan logika dalam hidupnya. Bukan perasa, bukan juga pengkhayal. Biasanya laki2 menggunakan media blog untuk share pengetahuan atau demi rupiah seperti blog pertama, kedua, ketiga dan keempat diatas. Tapi demi membaca satu demi satu postingan
blog nya zachroni ini, gw mampu memetik banyak hikmah didalamnya. Mampu membuat gw 'mencintai' keluarganya sama seperti dia mencintai keluarganya. Mampu membuat gw ikutan merasa bangga 'memiliki' anak2 dengan anugrah yang luar biasa. Gw jatuh cinta seketika pada
blog nya zachroni.
Semua penilaian gw diatas hanya menurut gw pribadi. Semoga tidak ada yang tersinggung, tersakiti dengan tulisan gw.
with love
Sonna